Info Sekolah
Jumat, 30 Okt 2026
  • Selamat datang di Website Resmi SMA Negeri 2 Ungaran – Sekolah Berintegritas yang berkomitmen mewujudkan peserta didik berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global. Mari bersama membangun budaya belajar yang disiplin, inovatif, kolaboratif, dan berlandaskan nilai-nilai integritas.
  • Selamat datang di Website Resmi SMA Negeri 2 Ungaran – Sekolah Berintegritas yang berkomitmen mewujudkan peserta didik berkarakter, berprestasi, dan berwawasan global. Mari bersama membangun budaya belajar yang disiplin, inovatif, kolaboratif, dan berlandaskan nilai-nilai integritas.
2 Juli 2026

SMAN 2 Ungaran Gelar IHT 2026, Perkuat Kompetensi Guru dan Budaya Kerja Menuju Sekolah Berintegritas

Kam, 2 Juli 2026 Dibaca 199x

Dok. Humas Smada

UNGARAN – SMA Negeri 2 Ungaran kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan In House Training (IHT) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 30 Juni hingga Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang MGMP SMAN 2 Ungaran ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi profesional sekaligus penguatan budaya kerja di lingkungan sekolah.

Mengusung semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, IHT tahun ini dirancang secara komprehensif dengan mengombinasikan penguatan kompetensi akademik, peningkatan karakter aparatur pendidikan, pengembangan pelayanan prima, hingga kegiatan capacity building yang mempererat kolaborasi seluruh warga sekolah.

Kegiatan diawali pada hari pertama, Selasa (30/6), dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan dan sambutan. Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta memperoleh motivasi dan arahan mengenai pentingnya transformasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta tuntutan pendidikan abad ke-21.

Materi utama pada hari pertama menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang memberikan pelatihan mengenai peningkatan kemampuan guru dalam mendesain perencanaan pembelajaran dan media pembelajaran interaktif berbasis riset. Dalam sesi ini para guru dibimbing untuk menyusun perangkat pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Masih bersama narasumber dari Universitas Negeri Jakarta, sesi siang dilanjutkan dengan pembahasan mengenai asesmen pembelajaran yang efektif berbasis riset. Materi tersebut memberikan wawasan baru mengenai strategi penyusunan asesmen yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga mendorong proses pembelajaran yang bermakna serta sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Pada penghujung kegiatan hari pertama, peserta juga mengikuti sesi Sosialisasi Pesona Edu yang memperkenalkan berbagai inovasi teknologi pendidikan sebagai pendukung pembelajaran digital di sekolah. Seluruh rangkaian hari pertama ditutup dengan sesi refleksi untuk mengevaluasi hasil pembelajaran sekaligus merumuskan tindak lanjut penerapannya di kelas.

Memasuki hari kedua, Rabu (1/7), kegiatan difokuskan pada penguatan budaya kerja dan peningkatan profesionalisme aparatur sekolah. Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti sesi Capacity Building yang bertujuan mempererat kerja sama, komunikasi, dan semangat kebersamaan antarsivitas sekolah.

Selanjutnya hadir narasumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang menyampaikan materi mengenai Penguatan Keteladanan dan Disiplin Kerja. Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya integritas, tanggung jawab, serta profesionalisme sebagai landasan utama pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi Integrity First: Bekerja Benar Walau Tanpa Pengawasan yang disampaikan oleh narasumber dari Universitas Stikubank (UNISBANK). Materi ini menekankan pentingnya membangun budaya integritas yang tumbuh dari kesadaran pribadi sehingga setiap warga sekolah mampu menjalankan tugas secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Ungaran, 2 Juli 2026 – SMA Negeri 2 Ungaran kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui penyelenggaraan In House Training (IHT) Tahun 2026 yang berlangsung selama tiga hari, mulai Selasa, 30 Juni hingga Kamis, 2 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang MGMP SMAN 2 Ungaran ini diikuti oleh seluruh guru dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari upaya pengembangan kompetensi profesional sekaligus penguatan budaya kerja di lingkungan sekolah.

Mengusung semangat peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pendidikan, IHT tahun ini dirancang secara komprehensif dengan mengombinasikan penguatan kompetensi akademik, peningkatan karakter aparatur pendidikan, pengembangan pelayanan prima, hingga kegiatan capacity building yang mempererat kolaborasi seluruh warga sekolah.

Kegiatan diawali pada hari pertama, Selasa (30/6), dengan registrasi peserta yang kemudian dilanjutkan dengan acara pembukaan dan sambutan. Pada kesempatan tersebut, seluruh peserta memperoleh motivasi dan arahan mengenai pentingnya transformasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta tuntutan pendidikan abad ke-21.

Materi utama pada hari pertama menghadirkan narasumber dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang memberikan pelatihan mengenai peningkatan kemampuan guru dalam mendesain perencanaan pembelajaran dan media pembelajaran interaktif berbasis riset. Dalam sesi ini para guru dibimbing untuk menyusun perangkat pembelajaran yang lebih kontekstual, inovatif, dan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Masih bersama narasumber dari Universitas Negeri Jakarta, sesi siang dilanjutkan dengan pembahasan mengenai asesmen pembelajaran yang efektif berbasis riset. Materi tersebut memberikan wawasan baru mengenai strategi penyusunan asesmen yang tidak hanya mengukur hasil belajar, tetapi juga mendorong proses pembelajaran yang bermakna serta sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Pada penghujung kegiatan hari pertama, peserta juga mengikuti sesi Sosialisasi Pesona Edu yang memperkenalkan berbagai inovasi teknologi pendidikan sebagai pendukung pembelajaran digital di sekolah. Seluruh rangkaian hari pertama ditutup dengan sesi refleksi untuk mengevaluasi hasil pembelajaran sekaligus merumuskan tindak lanjut penerapannya di kelas.

Memasuki hari kedua, Rabu (1/7), kegiatan difokuskan pada penguatan budaya kerja dan peningkatan profesionalisme aparatur sekolah. Seluruh guru dan tenaga kependidikan mengikuti sesi Capacity Building yang bertujuan mempererat kerja sama, komunikasi, dan semangat kebersamaan antarsivitas sekolah.

Selanjutnya hadir narasumber dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) yang menyampaikan materi mengenai Penguatan Keteladanan dan Disiplin Kerja. Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami pentingnya integritas, tanggung jawab, serta profesionalisme sebagai landasan utama pelayanan pendidikan yang berkualitas.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi Integrity First: Bekerja Benar Walau Tanpa Pengawasan yang disampaikan oleh narasumber dari Universitas Stikubank (UNISBANK). Materi ini menekankan pentingnya membangun budaya integritas yang tumbuh dari kesadaran pribadi sehingga setiap warga sekolah mampu menjalankan tugas secara jujur, disiplin, dan bertanggung jawab.

Usai istirahat, seluruh peserta mengikuti Rapat Pembagian Tugas SMA Negeri 2 Ungaran yang dipimpin oleh Bidang Kurikulum sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027. Forum tersebut menjadi wadah penyamaan persepsi sekaligus pembagian tanggung jawab seluruh guru dan tenaga kependidikan agar pelaksanaan program sekolah dapat berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik.

Hari ketiga, Kamis (2/7), menjadi puncak rangkaian kegiatan IHT dengan pelaksanaan kelas terpisah bagi guru dan tenaga kependidikan.

Untuk kelompok guru, narasumber dari LKBH PGRI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi mengenai Penguatan Sistem Perlindungan Diri dan Profesi, yang memberikan pemahaman mengenai perlindungan hukum serta profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, tenaga kependidikan mengikuti pelatihan Pelayanan Prima Sekolah Hebat bersama narasumber dari STEKOM, yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi sekolah agar semakin cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Pada sesi berikutnya, guru memperoleh materi dari DP3AKB Kabupaten Semarang mengenai Penguatan Kapasitas Guru dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Materi ini menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi sekolah ramah anak serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Di sisi lain, tenaga kependidikan kembali mendapatkan penguatan mengenai pelayanan prima bersama narasumber dari STEKOM sehingga seluruh unsur sekolah memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya budaya pelayanan berkualitas.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan Capacity Building bertema “Bersama dalam Keteladanan, Tumbuh dalam Kebersamaan” yang dipandu oleh narasumber dari Universitas Ngudi Waluyo. Melalui berbagai aktivitas kolaboratif, peserta diajak memperkuat solidaritas, komunikasi, dan semangat gotong royong sebagai fondasi utama membangun budaya kerja positif di SMA Negeri 2 Ungaran.

Suasana penuh keakraban, antusiasme, dan semangat belajar tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga menyusun berbagai rencana implementasi hasil pelatihan ke dalam praktik pembelajaran maupun pelayanan sekolah. Seluruh kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi refleksi bersama sebagai bentuk evaluasi sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SMAN 2 Ungaran.

Melalui penyelenggaraan In House Training Tahun 2026 ini, SMA Negeri 2 Ungaran berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan, memiliki kompetensi yang terus berkembang, serta mampu menghadirkan pembelajaran dan pelayanan pendidikan yang inovatif, profesional, humanis, dan berintegritas. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, sekolah optimis dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang unggul demi menghasilkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Hari ketiga, Kamis (2/7), menjadi puncak rangkaian kegiatan IHT dengan pelaksanaan kelas terpisah bagi guru dan tenaga kependidikan.

Seluruh peserta mengikuti Rapat Pembagian Tugas SMA Negeri 2 Ungaran yang dipimpin oleh Bidang Kurikulum sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program sekolah pada tahun pelajaran 2026/2027. Forum tersebut menjadi wadah penyamaan persepsi sekaligus pembagian tanggung jawab seluruh guru dan tenaga kependidikan agar pelaksanaan program sekolah dapat berjalan efektif dan terkoordinasi dengan baik.

Untuk kelompok guru, narasumber dari LKBH PGRI Provinsi Jawa Tengah menyampaikan materi mengenai Penguatan Sistem Perlindungan Diri dan Profesi, yang memberikan pemahaman mengenai perlindungan hukum serta profesionalisme guru dalam menjalankan tugasnya.

Sementara itu, tenaga kependidikan mengikuti pelatihan Pelayanan Prima Sekolah Hebat bersama narasumber dari STEKOM, yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan administrasi sekolah agar semakin cepat, ramah, profesional, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.

Pada sesi berikutnya, guru memperoleh materi dari DP3AKB Kabupaten Semarang mengenai Penguatan Kapasitas Guru dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan. Materi ini menjadi bagian penting dalam mendukung implementasi sekolah ramah anak serta menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Di sisi lain, tenaga kependidikan kembali mendapatkan penguatan mengenai pelayanan prima bersama narasumber dari STEKOM sehingga seluruh unsur sekolah memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya budaya pelayanan berkualitas.

Suasana penuh keakraban, antusiasme, dan semangat belajar tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan selama tiga hari. Para peserta aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, hingga menyusun berbagai rencana implementasi hasil pelatihan ke dalam praktik pembelajaran maupun pelayanan sekolah. Seluruh kegiatan kemudian diakhiri dengan sesi refleksi bersama sebagai bentuk evaluasi sekaligus komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan di SMAN 2 Ungaran.

Melalui penyelenggaraan In House Training Tahun 2026 ini, SMA Negeri 2 Ungaran berharap seluruh guru dan tenaga kependidikan semakin siap menghadapi tantangan pendidikan masa depan, memiliki kompetensi yang terus berkembang, serta mampu menghadirkan pembelajaran dan pelayanan pendidikan yang inovatif, profesional, humanis, dan berintegritas. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, sekolah optimis dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang unggul demi menghasilkan generasi yang berkarakter, berprestasi, dan siap menghadapi perubahan zaman.

Artikel ini memiliki

0 Komentar

Tinggalkan Komentar

 

Buku Tamu